IDI Lampung Ungkap Penyebab Kematian Dokter Magang di Kota Metro, Bukan karena Kelelahan

Penulis: Nasrul Effendi  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 16:29:31 WIB
IDI Lampung mengonfirmasi kematian dokter magang di Kota Metro bukan akibat kelelahan atau perundungan.

BANDAR LAMPUNG — IDI Wilayah Lampung merilis hasil investigasi kematian dr. M Zulfikar Drakel, seorang peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) yang meninggal dunia pada 21 Juli 2026. Temuan utama membantah spekulasi soal praktik perundungan atau jam kerja berlebihan yang sempat mencuat di publik.

"Dari hasil investigasi yang dilakukan menunjukkan tidak ditemukan indikasi overwork atau kerja berlebihan. Kami juga tidak menemukan adanya bullying maupun kekerasan di tempat kerja," kata Ketua IDI Lampung Josi Harnos, Kamis (23/7/2026).

Penyakit Penyerta dan Infeksi yang Tak Terdeteksi

Tim investigasi menemukan dugaan kuat adanya penyakit penyerta yang tidak pernah diketahui oleh almarhum maupun rekan-rekannya. Selain itu, di dalam tubuh korban juga terdeteksi adanya infeksi, meski jenis pastinya tidak dapat dipastikan.

"Ada infeksi, tetapi tidak bisa ditegakkan infeksi apa, di mana, dan seperti apa, karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Kami menghormati keputusan keluarga tersebut," ujar Josi.

Faktor lain yang mempersulit deteksi dini adalah karakter almarhum yang cenderung pendiam dan memilih tinggal terpisah dari rekan sejawat. Kondisi ini membuat informasi mengenai kesehatan dr. Zulfikar sulit diketahui orang lain.

Investigasi Libatkan Banyak Pihak

Proses investigasi disebut melibatkan lintas institusi. Josi mengapresiasi peran Kementerian Kesehatan, Kepolisian, Biddokkes, Pengurus Besar IDI, dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dalam mengusut kasus ini.

"Sehingga meninggalnya dokter Zulfikar ini tidak bisa disamakan dengan kasus-kasus sebelumnya yang terjadi, karena penyebabnya berbeda," tegas Josi.

Diketahui, dr. M Zulfikar Drakel ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar guest house di Kota Metro. Ia tengah menjalani masa pengabdian sebagai dokter internsip di RSUD Sukadana, Lampung Timur.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top