BANDARLAMPUNG — IDI Lampung menilai skrining kesehatan yang berlaku saat ini terlalu sederhana dan berisiko bagi keselamatan dokter muda. Ketua IDI Lampung dr. Josi Harnos mengatakan, pemeriksaan yang ada hanya sebatas surat keterangan sehat, pengecekan tekanan darah, dan gula darah—jauh dari kata komprehensif.
Investigasi atas kematian dr. M Zulfikar Drakel, seorang dokter internship yang tengah menjalani masa pengabdian, mengungkap dugaan adanya penyakit penyerta yang tidak diketahui sebelumnya. Menurut dr. Josi, kondisi ini menunjukkan celah besar dalam sistem seleksi kesehatan tenaga medis muda.
"Selama ini mungkin hanya sebatas surat keterangan sehat dan pemeriksaan umum saja, belum ada pemeriksaan yang benar-benar komprehensif," ujarnya di Bandarlampung, Kamis.
IDI Lampung mengusulkan agar setiap calon dokter internship menjalani serangkaian tes laboratorium dan pencitraan guna mendeteksi penyakit yang belum ter