BANDAR LAMPUNG — FGI Lampung menggelar Rakerprov 2026 di Ruang Rapat PKK Provinsi Lampung, Senin (20/7/2026). Acara ini dihadiri oleh Ketua Pengprov FGI Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Wakil Ketua Umum I KONI Lampung Margono Tarmudji, serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung Budhi Martha yang mewakili Kepala Dispora dan membuka kegiatan.
Rakerprov diikuti pengurus dari sembilan kabupaten/kota, yaitu Bandar Lampung, Metro, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Utara, Pesisir Barat, Pesawaran, Pringsewu, dan Way Kanan. Ketua Pengprov FGI Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyebutkan bahwa terbentuknya kepengurusan di sembilan daerah menjadi fondasi penting untuk memperluas pembinaan atlet.
"Dengan semakin banyak daerah yang aktif, peluang melahirkan atlet berprestasi juga semakin besar," ujar Purnama dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).
Purnama mengakui, cabang olahraga gimnastik masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan pendanaan. Namun, kondisi itu tidak boleh menghambat proses pembinaan yang sudah berjalan.
"Kami tetap berkomitmen menjaga pembinaan atlet agar mampu mempertahankan prestasi di tingkat nasional sekaligus menghadapi berbagai kejuaraan yang akan datang," lanjutnya.
Rakerprov tahun ini mengusung tema "Organisasi Kuat Menuju Prestasi Dunia". Tema tersebut menjadi upaya memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan sinergi antarpengurus di seluruh daerah. Forum ini tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga menjadi ruang evaluasi pembinaan atlet agar prestasi gimnastik Lampung terus meningkat.
Wakil Ketua Umum I KONI Lampung, Margono Tarmudji, menegaskan bahwa hasil Rakerprov harus menghasilkan program kerja yang terukur, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang. Program tersebut harus menjadi pedoman seluruh pengurus dalam menyiapkan atlet menghadapi Porprov 2026 sekaligus bagian dari strategi menuju PON 2028.
Menurut Margono, cabang olahraga gimnastik memiliki potensi besar menjadi penyumbang medali bagi Provinsi Lampung. Soliditas organisasi dan kesinambungan program pembinaan harus terus dijaga.
"Kami berharap seluruh pengurus di kabupaten/kota tetap kompak, memperkuat pembinaan atlet sejak dini, sehingga prestasi gimnastik Lampung terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional," tutupnya.