BANDAR LAMPUNG — Rycko Menoza memproyeksikan laga final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia: Spanyol dan Argentina. Anggota Komisi VII DPR RI itu menyebut pertandingan ini akan menjadi duel yang sangat emosional karena mempertemukan talenta muda Lamine Yamal dengan legenda hidup Lionel Messi.
"Di satu sisi ada talenta muda Spanyol, Lamine Yamal, dan di sisi lain ada sosok pemain senior legendaris Argentina, Lionel Messi. Namun, saya memprediksi Spanyol keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1," ujar Rycko saat dimintai tanggapan di Bandarlampung, Minggu.
Partai final ini menyimpan dua narasi besar sekaligus. Bagi Spanyol, kemenangan akan mengawinkan gelar Euro 2024 dengan trofi Piala Dunia 2026—mengulang kejayaan emas mereka saat menjuarai Euro 2008 dan Piala Dunia 2010. Sementara bagi Argentina, laga ini menjadi ujian untuk mencetak sejarah back-to-back juara dunia setelah menaklukkan edisi 2022.
Jika Argentina menang, mereka tidak hanya mengawinkan gelar Copa America 2024 dengan Piala Dunia 2026, tetapi juga menjadi negara ketiga dalam sejarah yang berhasil mempertahankan gelar Piala Dunia setelah Italia (1934 & 1938) dan Brasil (1958 & 1962).
Euforia partai final ini nyata di tingkat masyarakat Lampung. Hisar Sitanggang, warga Kota Bandar Lampung, justru meyakini takhta juara akan tetap bertahan di kubu Amerika Selatan. Ia memprediksi Argentina akan menang dengan skor telak 3-1.
Berbeda dengan Hisar, Holman Syahri, warga Hajimena, Kabupaten Lampung Selatan, secara terbuka menjagokan Spanyol. Ia tidak berspekulasi soal angka, melainkan pada hasil akhir di waktu normal.
"Sampai waktu normal berakhir, yang menang Spanyol. Saya tidak memprediksi skor secara spesifik, tetapi saya memprediksi kuat Spanyol yang keluar sebagai pemenang," kata Holman.
Menurut Holman, komposisi pemain skuad Spanyol saat ini sangat merata dan solid dari lini belakang hingga depan. Namun, ia menyoroti kondisi kebugaran Lamine Yamal yang terlihat menggunakan balutan perban di paha.
"Pemain Spanyol sangat merata dari posisi belakang sampai depan. Tetapi yang sedikit dikhawatirkan adalah kondisi Lamine Yamal yang saat ini terlihat menggunakan balutan perban di paha," ujarnya.
Holman berharap kondisi cedera itu tidak menghalangi sang wonderkid untuk tampil memukau di laga penentu. "Semoga pada pertandingan nanti malam Lamine Yamal bisa dimainkan sejak awal dan bertarung langsung di lapangan melawan Messi," tutupnya.