Siswi SD di Lampung Timur Alami Perundungan Bertahun-tahun, Dipukul Bergantian oleh Teman Sekolah saat Jam Istirahat

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 15:15:31 WIB
NA, siswi SD di Lampung Timur, mengalami perundungan berupa pukulan bergantian oleh teman sekolah saat jam istirahat di lingkungan sekolah.

LAMPUNG TIMUR — Perundungan yang dialami NA, siswi SD di Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, bukan peristiwa sekali terjadi. Orang tua korban mengungkapkan bahwa intimidasi dan kekerasan dari teman-teman sekolahnya sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Kanit PPA Polres Lampung Timur, Ipda Angga Sarif, membenarkan adanya laporan terkait kasus dugaan perundungan anak di bawah umur tersebut. Pihaknya kini tengah bergerak melakukan penyelidikan.

Kronologi Perundungan: Dipukul Bergantian di Lingkungan Sekolah

Dalam rekaman video yang beredar, korban NA tampak tidak hanya menerima makian, tetapi juga pukulan yang dilakukan secara bergantian oleh beberapa teman sebayanya. Aksi kekerasan itu terjadi saat jam istirahat, tepat di dalam lingkungan SDN Kecamatan Melinting.

Perundungan tersebut diduga dipicu oleh masalah sepele, yakni saling ejek. Namun, dampaknya jauh dari kata sepele. Korban kini mengalami luka memar di tubuh dan trauma psikis yang mendalam.

Polisi Upayakan Jalur Diversi karena Pelaku dan Korban Masih Anak-Anak

Mengingat para pelaku dan korban masih berstatus anak-anak, polisi berharap kasus ini dapat segera terselesaikan secara kekeluargaan melalui mekanisme diversi. Langkah ini sesuai dengan aturan hukum penanganan perkara anak yang berlaku.

"Saat ini, petugas PPA Polres Lampung Timur masih memintai klarifikasi dari beberapa pihak terkait," ujar Angga Sarif, Minggu (19/7/2026).

Pendampingan Psikologis Segera Diberikan untuk Pulihkan Trauma Korban

Untuk penanganan kondisi korban, Polres Lampung Timur terus berkoordinasi intensif dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Timur. Pendampingan psikologis segera diberikan guna memulihkan trauma yang dialami oleh korban NA.

Video amatir yang merekam aksi perundungan tersebut kini telah viral di media sosial dan memicu kecaman luas dari warganet. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kekerasan di lingkungan sekolah masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian semua pihak.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: rctiplus.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top