LAMPUNG TIMUR — Bukan sekadar seremonial, peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Lampung Timur diisi aksi nyata. Puluhan ASN Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat bergerak serentak membersihkan sejumlah rumah ibadah, mulai dari Masjid Nurul Hidayah di Kecamatan Sukadana, pura, gereja, hingga vihara.
Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, Marwansyah, memimpin langsung kegiatan di Masjid Nurul Hidayah. Ia didampingi Kepala KUA Kecamatan Sukadana dan Kepala Desa Negara Nabung, Samsi. Tak hanya di masjid, aksi serupa dilakukan oleh Penyuluh Agama Hindu di pura, Penyuluh Agama Kristen di gereja, dan Penyuluh Agama Buddha di vihara.
Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKI) juga turun ke lingkungan pondok pesantren. Semua bergerak di hari yang sama.
"Rumah ibadah adalah tempat yang dimuliakan. Menjaga kebersihannya merupakan tanggung jawab bersama," ujar Marwansyah dalam arahannya, Jumat (19/7).
Ia menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni. "Melalui Gerakan Bersih Rumah Ibadah ini, kita ingin menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Lampung Timur," tambahnya.
Para peserta bergotong royong membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari ruang utama salat, serambi, tempat wudu, hingga halaman. Semangat kebersamaan terlihat antara ASN, pengurus masjid, dan warga setempat.
Kegiatan serentak di berbagai tempat ibadah ini menjadi simbol bahwa merawat rumah ibadah dan memperkuat persaudaraan tidak mengenal sekat agama. Kemenag Lampung Timur berharap semangat Peaceful Muharam tidak berhenti sebagai peringatan tahunan, melainkan menjadi budaya gotong royong yang mempererat harmoni umat beragama di daerah tersebut.