BANDARLAMPUNG — Olahraga tenis di Lampung tidak lagi sekadar kegiatan pengisi waktu luang. Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Lampung menargetkan lahirnya atlet-atlet junior berbakat yang mampu bersaing di kejuaraan nasional maupun internasional.
Ketua Pelti Lampung Rycko Menoza menegaskan, pengembangan cabang olahraga ini harus diarahkan pada pembinaan atlet dan peningkatan prestasi secara berkelanjutan. “Lampung memiliki modal yang lengkap untuk mengembangkan berbagai cabang olahraga, kondisi geografis yang didukung wilayah pegunungan dan pesisir membuat hampir seluruh cabang olahraga dapat berkembang di provinsi ini,” ujar Rycko di Bandarlampung, Kamis.
Menurut Rycko, peningkatan prestasi tidak bisa instan. Semua harus dimulai dari penyediaan fasilitas yang memadai, mulai dari lapangan tenis, jumlah atlet, hingga intensitas pertandingan.
Pembinaan pun harus melibatkan tiga pilar sekaligus: keluarga, sekolah, dan klub olahraga. “Kepengurusan Pelti Lampung periode saat ini memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi yang lebih baik dibandingkan kepengurusan sebelumnya,” kata dia.
Rycko berharap ke depan Pelti Lampung bisa memiliki pusat pembinaan khusus yang mampu mencetak atlet-atlet junior berbakat. Pusat ini nantinya diharapkan menjadi andalan Lampung pada berbagai ajang kejuaraan daerah dan turut menyumbangkan prestasi bagi daerah.
Langkah ini dinilai strategis mengingat persaingan di cabang tenis semakin ketat. Dengan pembinaan sejak dini, Lampung bisa memiliki basis atlet yang solid untuk jangka panjang.