LAMPUNG — Bobby Rizaldi tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (16/7) sekitar pukul 09.55 WIB. Mengenakan batik biru bercorak putih, ia hanya melontarkan kalimat singkat, "Kita hadir hari ini," sebelum memasuki ruang pemeriksaan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa Bobby diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. "Pemeriksaan tersebut dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait audit laporan keuangan oleh BPK di Kabupaten Muara Enim Sumsel," ujarnya melalui keterangan tertulis.
Menurut Budi, perkara ini bermula dari dugaan pengubahan temuan audit yang berdampak pada perubahan status opini laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Opini awal yang semula "Wajar dengan Pengecualian" (WDP) diduga diubah menjadi "Wajar Tanpa Pengecualian" (WTP).
KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan Titin Rita Lestari, pihak swasta Augus Dwianggara, Bupati Muara Enim Edison, Direktur PT Millenium Solusi Abadi Fika, serta Marketing PT Millenium Solusi Abadi Cory Erin Hardi.
Dalam konstruksi perkara, dugaan permintaan fee sekitar Rp1,6 miliar muncul untuk mengondisikan perubahan temuan audit. Proses ini diduga diawali saat pemeriksaan laporan keuangan Pemkab Muara Enim Tahun Anggaran 2025 oleh BPK Perwakilan Sumsel. Dari hasil audit, ditemukan sejumlah temuan yang melebihi batas materialitas.
Pengurusan hasil audit diduga dilakukan melalui Augus Dwianggara alias Angga. Ia disebut berkoordinasi dengan Titin Rita Lestari selaku pengendali teknis pemeriksaan untuk menindaklanjuti perubahan hasil audit. Angga diduga meminta fee Rp1,6 miliar untuk melakukan pengondisian tersebut.
Untuk memenuhi kebutuhan fee, aliran dana diduga berasal dari pihak swasta yang mengerjakan proyek pengadaan smart board di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim. Dari uang yang terkumpul, sebagian disebut didistribusikan kepada sejumlah pihak melalui dua klaster penyaluran, yakni di Jakarta dan Sumatera Selatan.
KPK masih terus mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam perkara ini. Pemeriksaan terhadap Bobby Rizaldi menjadi bagian dari upaya lembaga antirasuah untuk mengungkap tuntas praktik korupsi di lingkup audit keuangan daerah.