METRO — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Metro memperkenalkan program “Sai Bangga” atau Sekolah Keluarga dalam acara talk show bertema “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Ganjar Agung, Kecamatan Metro Barat itu dihadiri tenaga pendidik, orang tua, organisasi perempuan, dan Forum Anak Kota Metro.
Program “Sai Bangga” merupakan inovasi Dinas P3AP2KB yang dirancang sebagai wadah edukasi dan pendampingan keluarga. Tujuannya mencakup penguatan ketahanan keluarga, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta peningkatan kualitas pengasuhan positif di era digital.
Kepala Dinas P3AP2KB Kota Metro, dr. Silfia Naharani, M.M., menjadi salah satu narasumber yang membahas tantangan pengasuhan anak di tengah derasnya arus teknologi. Ia menekankan pentingnya komunikasi dalam keluarga sebagai benteng pertama perlindungan anak.
Acara dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkot Metro, dr. Achmad Redho Akbar, M.M., yang mewakili Wali Kota Metro. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa anak merupakan investasi terbesar bangsa yang harus dilindungi dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, eksploitasi, hingga dampak negatif penyalahgunaan teknologi digital.
“Anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bangsa. Mereka bukan hanya penerus pembangunan, tetapi juga penentu arah masa depan Kota Metro,” ujar Achmad Redho Akbar saat membacakan sambutan wali kota.
Ketua Panitia, Ners. Oktarina Handayani, S.Kep., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut didanai melalui APBD Kota Metro. Ia menyebut talk show bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola asuh positif sebagai fondasi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak.
Pemkot Metro memberikan apresiasi kepada Forum Anak Kota Metro yang konsisten menjalankan peran sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam menyuarakan aspirasi anak. Penghargaan serupa diberikan kepada PUSPAGA GAHARU dan PUSPAGA Omah Peluk atas layanan edukasi, konsultasi, dan pendampingan bagi keluarga.
Ketua PUSPAGA GAHARU Kota Metro, Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., turut menjadi narasumber bersama Ketua TP PKK Kota Metro. Ketiganya membahas strategi membangun lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak di tengah tantangan era digital.
Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat. Achmad Redho Akbar menekankan bahwa keberhasilan mewujudkan Kota Layak Anak membutuhkan kolaborasi keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, dan organisasi kemasyarakatan.
“Memastikan terpenuhinya hak anak serta melindungi mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya. Pemkot Metro menargetkan lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.