LAMPUNG TIMUR — Wapres Gibran Rakabuming Raka turun langsung mengecek kondisi Jembatan Way Bunut di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, Rabu (15/7/2026). Proyek infrastruktur yang terbengkalai sejak sembilan tahun lalu itu mendadak viral setelah video warga, termasuk anak-anak sekolah, menyeberang sungai dengan perahu beredar luas di media sosial.
Dalam kunjungannya, Gibran memberikan kepastian kepada warga. Jembatan darurat ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
"Dua minggu lagi jadi. Jembatan daruratnya dua minggu lagi selesai. Akhir Juli selesai, paling tidak motor sudah bisa lewat dulu," ujar Gibran di lokasi.
Gibran mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami anak-anak setempat. Setiap hari, mereka harus menyeberangi Sungai Way Bunut menggunakan perahu untuk sampai ke sekolah.
"Kasihan sekali anak-anak yang mau sekolah harus menyeberang pakai perahu. Itu bahaya sekali kalau musim hujan," kata Gibran.
Dengan rampungnya jembatan darurat pada akhir Juli, kendaraan roda dua sudah bisa melintas. "Anak-anak tidak perlu lagi menyeberang pakai perahu," tegasnya.
Meski jembatan darurat segera difungsikan, pembangunan jembatan permanen masih memerlukan proses lebih panjang. Gibran menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.
"Jembatan permanennya juga akan segera dibangun. Tapi pembangunan itu butuh sinergi dengan kepala daerah. Urusan teknis, nonteknis, pembebasan lahan, daerah harus proaktif," ujarnya.
Gibran juga meminta agar persoalan infrastruktur ini tidak dijadikan ajang saling lempar tanggung jawab antarinstansi. "Saya kira tidak perlu lempar-lemparan tanggung jawab, apakah provinsi atau daerah. Nanti kita rembug bareng," tegasnya.
Selain meninjau Jembatan Way Bunut, Wapres Gibran juga dijadwalkan mengunjungi MTs Muhammadiyah I Way Bungur. Ia juga akan meninjau lahan pertanian singkong di Kecamatan Sukadana.
Rangkaian kunjungan diakhiri dengan pertemuan bersama tokoh adat di kawasan Pugung Raharjo, Lampung Timur. Seluruh agenda dilakukan dalam satu hari, Rabu (15/7/2026).