BANDAR LAMPUNG — Kota Bandar Lampung resmi menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Samsat 2026 pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Korlantas Polri, PT Jasa Raharja, kepala Bapenda provinsi se-Indonesia, Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah, serta jajaran Samsat dari seluruh Indonesia.
Dalam forum tersebut, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memaparkan realisasi penerimaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tahun anggaran 2025 yang mencapai Rp232,14 miliar. Rata-rata penerimaan per bulan tercatat Rp19,34 miliar.
Rinciannya, opsen PKB menyumbang Rp163,57 miliar atau 70,46 persen, sementara opsen BBNKB mencapai Rp68,34 miliar atau 29,44 persen. Hingga Juni 2026, realisasi penerimaan telah mencapai Rp112,20 miliar.
Eva menilai capaian tersebut menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan Samsat semakin efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak serta memperkuat pendapatan daerah.
Eva Dwiana menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri atas kepercayaan menunjuk Bandar Lampung sebagai tuan rumah. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang administrasi dan perpajakan kendaraan bermotor.
"Kami juga mengajak seluruh tamu menikmati keramahan masyarakat, destinasi wisata, serta kuliner khas Bandar Lampung selama mengikuti rangkaian kegiatan Rakornas," ujar Eva dalam sambutannya.
Di sela Rakornas, Eva turut memperkenalkan sejumlah program unggulan Pemkot Bandar Lampung. Di antaranya pemberian beasiswa bagi mahasiswa, bantuan operasional untuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta program pinjaman modal berbunga nol persen bagi masyarakat.
Ia juga menyoroti implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Penerapan opsen PKB dan BBNKB dinilai mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Melalui Rakornas Samsat 2026, Pemkot Bandar Lampung berharap lahir berbagai rekomendasi strategis. Targetnya memperkuat transformasi digital pelayanan Samsat, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, mengoptimalkan penerimaan daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan profesional.