Profil Wasit Ismail Elfath, Sosok yang Sudah Tak Asing dengan Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 01:08:32 WIB
Wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, memimpin laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion MetLife, New Jersey.

LAMPUNG — Laga semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Inggris dan Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, akan dipimpin oleh wasit berkebangsaan Amerika Serikat, Ismail Elfath. Pria berusia 42 tahun ini bukan nama baru bagi para pemain Albiceleste, khususnya Lionel Messi. Ia tercatat sudah tiga kali memimpin pertandingan yang melibatkan bintang Inter Miami tersebut.

Rekam Jejak Elfath Bersama Messi: Teguran hingga Penalti Kontroversial

Pertemuan pertama terjadi pada laga persahabatan Argentina vs Venezuela di Madrid, Maret 2019. Messi saat itu mendapat teguran keras setelah protes berlebihan. Momen paling krusial justru terjadi di semifinal Piala Dunia 2022 melawan Kroasia, di mana Elfath memimpin laga yang dimenangkan Argentina 3-0.

Namun, yang paling membekas adalah duel Argentina vs Belanda di perempat final Piala Dunia 2022. Elfath mengeluarkan total 16 kartu kuning dan satu kartu merah, termasuk kepada Messi yang mendapat hukuman karena protes. Pasca pertandingan, Messi melontarkan kritik pedas: "FIFA harus memikirkan ulang soal wasit. Mereka tidak boleh menunjuk wasit seperti ini untuk pertandingan sebesar ini."

Statistik Kepemimpinan di Piala Dunia: 4 Laga, 1 Kartu Merah

Sepanjang dua edisi Piala Dunia (2022 dan 2026), Elfath telah memimpin empat pertandingan. Rinciannya:

  • 2022: Kroasia vs Maroko (grup), Argentina vs Kroasia (semifinal), Argentina vs Belanda (perempat final)
  • 2026: Inggris vs Argentina (semifinal)

Total ia mengeluarkan 20 kartu kuning dan satu kartu merah. Angka ini menjadikannya salah satu wasit paling tegas di turnamen. Statistik FIFA mencatat rata-rata pelanggaran per laga di bawah kepemimpinannya mencapai 24,5 — lebih tinggi dari rata-rata turnamen yang 18,7.

Dari Maroko ke Panggung Dunia: Karier Wasit yang Unik

Lahir di Casablanca, Maroko, pada 1982, Elfath pindah ke Amerika Serikat saat remaja. Ia memulai karier wasit di liga amatir Texas sebelum naik ke MLS pada 2012. Lisensi FIFA ia kantongi pada 2016, dan sejak itu ia menjadi langganan memimpin laga-laga besar Concacaf.

Penunjukannya untuk semifinal ini bukan tanpa kontroversi. Beberapa pengamat menilai rekam jejaknya bersama Messi bisa mempengaruhi netralitas. Namun, FIFA dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa Elfath adalah wasit dengan rating tertinggi di turnamen ini berdasarkan evaluasi performa sepanjang fase gugur.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top