Karateka Lampung Aurel Raih Perak di Vietnam dengan Biaya Pribadi, KONI Bakal Ubah Sistem Seleksi Atlet

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 17:12:38 WIB
Karateka Lampung, Aurel, berhasil meraih medali perak di Southeast Asian Karate Championship 2026 di Vietnam dengan biaya pribadi.

BANDAR LAMPUNG — KONI Lampung berencana merombak total sistem seleksi atlet setelah seorang karateka muda, Aurel, berhasil menyabet medali perak di ajang internasional tanpa mengandalkan pendanaan resmi dari pemerintah daerah. Aurel, yang turun di Southeast Asian Karate Championship 2026 di Vietnam, berangkat dengan biaya pribadi yang ditanggung keluarga dan pelatih perguruannya.

Dari Filipina hingga Tuan Rumah Vietnam, Aurel Tak Terbendung

Di atas tatami, Aurel sukses menumbangkan lawan-lawan tangguh. Ia mengalahkan wakil Filipina di babak pertama, kemudian dua kali berturut-turut mengandaskan perlawanan atlet tuan rumah Vietnam. “Saya sangat bangga karena aksi saya mendapat perhatian dan didampingi langsung oleh pihak KONI Lampung melalui Bidang Pembinaan Prestasi,” ujar Aurel.

Prestasi ini menjadi kejutan karena jalur yang ditempuh Aurel berbeda dari atlet binaan resmi. Ia tidak masuk dalam skema pendanaan yang selama ini dikelola Pengprov Forki Lampung.

Kenapa KONI Lampung Berubah Pikiran?

Kabid Binpres KONI Lampung Yopi Hutomo Bhakti mengakui bahwa fenomena Aurel memantik respons serius. “Keberhasilan Aurel masuk ke dalam database atlet potensial yang kami pantau khusus untuk persiapan jangka panjang, termasuk kualifikasi PON hingga PON 2028,” kata Yopi.

Selama ini, sistem KONI Lampung hanya menerima data atlet yang diajukan langsung oleh Pengprov Forki Lampung. Sistem baru nantinya akan bergerak aktif menginventarisir atlet-atlet terbaik langsung dari setiap perguruan karate yang ada di Lampung. Perguruan tinggi juga diminta mengirimkan atlet terbaiknya untuk diseleksi di KONI Lampung, meskipun seleksi teknik tetap diserahkan kepada pihak Pengprov.

Biaya Pribadi, Dukungan Keluarga Jadi Penyelamat

KONI Lampung turut mengapresiasi orang tua Aurel dan para pelatih perguruan yang tetap mendorong sang atlet berprestasi di level internasional, terlepas dari segala keterbatasan operasional. “Terima kasih atas dukungan yang luar biasa. Ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih jemput bola ke perguruan-perguruan,” ujar Yopi.

Dengan masuknya Aurel ke database atlet potensial KONI Lampung, pembinaan ke depan diharapkan lebih terstruktur. Target kualifikasi PON 2028 menjadi tolok ukur utama, sekaligus uji coba bagi sistem seleksi baru yang lebih terbuka dan aktif.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: lampungpro.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top