BANDAR LAMPUNG — Prestasi di tingkat nasional kembali diraih tenaga kesehatan asal Lampung. Leni Apriana, STr.Kes, ATLM dari UPT Puskesmas Segala Mider, berhasil menjadi yang terbaik dalam Kejuaraan Mikroskopis Malaria Tingkat Nasional 2026 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, Leni berhasil mengungguli peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Posisi kedua diraih oleh perwakilan dari Daerah Istimewa Yogyakarta, sementara peringkat ketiga ditempati oleh Sumatera Selatan.
Penghargaan diserahkan langsung oleh perwakilan Kementerian Kesehatan RI, dr. Fadjar Surya Mensing Silalahi, yang menjabat sebagai Ketua Tim Kerja Penyakit Akibat Tular Vektor dan Zoonotik, Gigitan Hewan Berbisa dan Tanaman Beracun.
Kepala UPT Puskesmas Segala Mider, dr. Dyah Surya, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas Prestasi yang diraih Ibu Leni Apriana, STr.Kes, keberhasilan ini merupakan hasil dari dedikasi, ketekunan, serta komitmen yang tinggi dalam meningkatkan kompetensi di bidang pemeriksaan mikroskopis malaria," ujar dr. Dyah Surya.
Menurutnya, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Puskesmas Segala Mider, tetapi juga bagi Kota Bandar Lampung dan Provinsi Lampung secara keseluruhan.
Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan, khususnya para ATLM, untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Semoga Prestasi ini semakin memperkuat semangat kami dalam mendukung program eliminasi malaria di Indonesia serta memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas," tutup dr. Dyah Surya.
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung turut menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih. Keberhasilan Leni Apriana dinilai sebagai bukti bahwa kompetensi tenaga kesehatan di Lampung mampu bersaing di tingkat nasional.