KALIANDA — Perputaran uang di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalianda menggeliat dalam semalam. Bukan karena hari libur atau pasar malam, melainkan karena gelaran nobar Piala Dunia 2026 yang dikemas Pemkab Lampung Selatan sebagai festival rakyat.
Sejak pukul 20.00 WIB, Lapangan Korpri berubah jadi pusat keramaian. Selain layar lebar, panitia menyiapkan bazar UMKM, pentas seni, musik, hingga pengundian doorprize. Ribuan pengunjung yang datang menciptakan efek ekonomi langsung ke lapak-lapak pedagang.
Salah seorang pedagang kuliner, Ida, mengaku pendapatannya melonjak drastis. “Biasanya jam segini sudah mulai sepi, tetapi malam ini ramai sekali. Omzet saya naik hingga tiga kali lipat,” katanya kepada Tintainformasi.com.
Ida menyebut, kegiatan seperti ini sangat membantu perekonomian warga kecil. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Lampung Selatan dan Pak Bupati,” ujarnya.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yang hadir bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar serta jajaran Forkopimda mengatakan, nobar ini bagian dari Gerakan Bersama HELAU (Gema HELAU). Menurutnya, sepak bola mengajarkan kerja sama dan disiplin—nilai yang sejalan dengan semangat membangun daerah.
“Melalui momentum ini, saya ajak seluruh masyarakat memperkuat Gema HELAU. Ini bukan sekadar slogan, tapi semangat gotong royong menjaga kebersihan, keamanan, kerukunan, dan mendukung pembangunan,” kata Egi di hadapan pengunjung.
Bupati juga mengapresiasi panitia, aparat keamanan, tenaga kesehatan, petugas kebersihan, dan sponsor yang mendukung suksesnya acara. Ia mengimbau warga menikmati pertandingan dengan tertib.
Pertandingan yang ditonton ribuan pasang mata di Kalianda berlangsung dramatis. Argentina sempat tertinggal dua gol dari Mesir melalui Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko. Namun, tim asuhan Lionel Scaloni membalikkan keadaan lewat gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez. Skor akhir 3-2 memastikan Argentina melaju ke perempat final.
Kegiatan nobar serupa direncanakan berlanjut untuk laga-laga berikutnya, seiring antusiasme warga yang terus membeludak. Pemkab Lampung Selatan berharap gelaran ini bisa menjadi agenda rutin yang menggerakkan ekonomi rakyat sekaligus mempererat kebersamaan.