LAMPUNG — Dukungan perangkat lunak menjadi salah satu faktor penting saat memilih HP Android, terutama bagi pengguna yang ingin perangkatnya awet dan aman dipakai bertahun-tahun. Sayangnya, tidak semua pabrikan memberikan kebijakan yang sama — ada yang hanya menjanjikan tiga tahun pembaruan, tapi beberapa model flagship kini sudah mencapai tujuh tahun.
Ketika masa dukungan berakhir, ponsel tidak langsung mati total. Namun, perangkat tersebut tidak lagi menerima pembaruan fitur maupun tambalan keamanan. Kondisi ini membuat HP rentan terhadap eksploitasi malware, terutama jika digunakan untuk aktivitas sensitif seperti mobile banking, belanja online, atau menyimpan kata sandi akun email.
Pembaruan Android terbagi menjadi dua jenis. Pertama, pembaruan sistem operasi utama yang dirilis Google setiap tahun — membawa fitur baru, peningkatan performa, dan antarmuka yang lebih segar. Kedua, pembaruan keamanan berkala yang diberikan sepanjang tahun untuk menambal celah keamanan dan memperbaiki bug, seperti dikutip dari Mirror, Sabtu (4/7/2026).
Kedua jenis pembaruan ini tidak selalu berjalan beriringan. Beberapa pabrikan hanya memberikan pembaruan keamanan reguler tanpa upgrade versi Android, terutama untuk model kelas menengah dan entry-level.
Untuk mengetahui kapan dukungan perangkat berakhir, pengguna bisa memanfaatkan situs endoflife.date. Berikut langkah-langkahnya:
Informasi di situs tersebut dilengkapi kode warna: hijau berarti masa dukungan masih panjang, kuning menandakan perangkat mendekati akhir masa dukungan, dan merah menandakan dukungan sudah berakhir.
Meski ponsel yang sudah habis masa dukungannya masih bisa digunakan untuk aktivitas dasar seperti telepon dan SMS, pengguna perlu waspada. Seperti dijelaskan TechAdvisor, terus menggunakan perangkat yang tidak didukung sangat berisiko untuk aktivitas perbankan online, belanja, mengakses akun email, atau menyimpan kata sandi. Celah keamanan yang tidak ditambal pada akhirnya dapat dieksploitasi oleh malware.
Bagi pengguna yang masih memakai HP lawas dan tidak berniat ganti dalam waktu dekat, disarankan untuk membatasi aktivitas yang melibatkan data sensitif. Alternatifnya, pertimbangkan untuk beralih ke ponsel dengan kebijakan pembaruan jangka panjang jika keamanan menjadi prioritas utama.