BANDAR LAMPUNG — Manajemen PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) memperkenalkan susunan kepemimpinan anyar sekaligus mengumumkan transformasi pengelolaan operasional jalan tol. Perubahan ini diumumkan dalam acara Media Gathering bertajuk “Building Stronger Connections” yang digelar di Bandar Lampung, Jumat (3/7).
Charles Giroth secara resmi menjabat sebagai Direktur BTB mulai 1 Juli 2026. Ia menyebut pergantian ini sebagai bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran korporasi untuk mendukung pengelolaan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar yang lebih optimal.
“Pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari dinamika dan aksi korporasi yang wajar dalam sebuah organisasi, sekaligus langkah penyegaran untuk mendukung pengelolaan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar yang lebih optimal,” ujar Charles dalam sambutannya.
Selain kursi direksi, BTB juga mengubah skema pengelolaan operasional harian. Jika sebelumnya kegiatan operasional tol dikelola oleh pihak ketiga, kini seluruhnya dilakukan secara swakelola oleh perusahaan.
Charles menegaskan bahwa transisi ini bertepatan dengan berakhirnya kontrak pengoperasian dengan vendor sebelumnya. Langkah ini diambil untuk meningkatkan standar operasional dan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan tol.
“Seluruh proses transisi, mulai dari pergantian kepemimpinan hingga perubahan pola pengelolaan, telah dilaksanakan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG). Hal ini untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal,” jelasnya.
Charles menyebut Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar merupakan pintu gerbang utama Pulau Sumatera. Ruas ini memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, terutama arus logistik dan penumpang dari dan menuju Lampung.
Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen melakukan langkah adaptif secara berkelanjutan. Perubahan pola operasional menjadi swakelola diyakini mampu memberikan respons lebih cepat terhadap kebutuhan di lapangan.
Dalam kesempatan yang sama, BTB menghadirkan talk show bertema “Etika dan Profesionalisme Jurnalis”. Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto dan Wakil Ketua Direktur Anti Hoax PWI Pusat Eko Ardianto menjadi narasumber diskusi tersebut.
Acara ini menjadi ruang berbagi pandangan mengenai pentingnya profesionalisme dan penyampaian informasi yang akurat di tengah derasnya arus informasi digital.
Sebagai bentuk apresiasi, BTB memberikan Media Award kepada lampung.tribunnews.com dan lampung.idntimes.com. Penghargaan diberikan berdasarkan penilaian terhadap independensi, keaktifan, dan konsistensi dalam menghadirkan pemberitaan yang berimbang.