Pencarian

Achmad Jufriyanto Resmi Jadi Staf Pelatih Persib, Empat Gelar Jadi Bukti Dedikasi

Jumat, 10 Juli 2026 • 23:24:31 WIB
Achmad Jufriyanto Resmi Jadi Staf Pelatih Persib, Empat Gelar Jadi Bukti Dedikasi
Achmad Jufriyanto resmi ditunjuk sebagai staf pelatih Persib Bandung pada Februari 2025.

LAMPUNG — Keputusan ini diumumkan PT Persib Bandung Bermartabat pada Senin (17/2). Deputy CEO Adhitia Putra Herawan menyebut penunjukan Jupe—sapaan akrab Achmad Jufriyanto—berdasarkan rekomendasi Igor Tolic dan bentuk apresiasi atas loyalitasnya.

“Totalitas Bang Jupe untuk PERSIB tidak pernah diragukan. Selama lebih dari satu dekade, ia menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan semangat juang yang menjadi teladan,” ujar Adhitia dalam pernyataan resmi.

Empat Gelar dan Tiga Musim Beruntun

Jupe bergabung dengan Persib pada Liga Super Indonesia 2014. Debutnya langsung berbuah manis: gelar juara di bawah asuhan pelatih Djadjang Nurdjaman. Koleksi trofi terus bertambah sepanjang kariernya di Bandung.

Ia menjadi bagian dari tiga gelar Liga 1 beruntun—musim 2023/24, 2024/25, dan Super League 2025/26. Catatan ini mengukuhkan Persib sebagai tim pertama yang meraih three-peat di era kompetisi modern Indonesia. Satu trofi lagi ia persembahkan dari Liga Super Indonesia 2014.

Di level Asia, Jupe turut mengantarkan Persib ke babak 16 besar Piala AFC 2015 dan AFC Champions League Two 2025/26. Piala Presiden 2015 juga masuk dalam daftar prestasinya.

132 Penampilan, 7 Gol, dan Masa Peminjaman

Selama berseragam Persib, Jupe mencatatkan 132 penampilan di kompetisi domestik dengan koleksi tujuh gol. Enam penampilan tambahan ia sumbangkan di pentas Asia, lengkap dengan satu gol.

Kariernya di Bandung sempat terputus dua kali. Ia menjalani masa peminjaman ke Kuala Lumpur FC pada 2018 dan Bhayangkara FC pada 2020. Namun, ia selalu kembali ke Panghegar dan menjadi pilar di era paling gemilang Persib.

Penghubung Filosofi Klub ke Generasi Baru

Kini, pengalaman Jupe diharapkan menjadi jembatan antara filosofi klub dan pemain muda Maung Bandung. Pemahamannya terhadap kultur Persib dinilai krusial untuk proses pembinaan.

“Kami percaya pengalaman, karakter, dan jiwa kepemimpinan yang dimiliki akan menjadi energi positif bagi tim pelatih dan seluruh pemain,” tutup Adhitia.

Jupe lahir di Semarang, 7 Februari 1987. Ia memulai karier profesionalnya sebelum akhirnya menjadi legenda hidup di kota kembang. Babak barunya kini dimulai dari pinggir lapangan.

Bagikan
Sumber: infobdg.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks