BANDARLAMPUNG — Kepala Karantina Lampung Donni Muksydayan menekankan bahwa penguatan sumber daya manusia di sektor peternakan menjadi kunci menjaga produktivitas sekaligus mencegah penyebaran hama dan penyakit hewan karantina. Hingga pertengahan 2026, lalu lintas sapi yang dilayani sudah mencapai 180.882 ekor.
Angka Lalu Lintas Ternak yang Tinggi Jadi Alasan Utama
"Peningkatan SDM melalui bimbingan teknis merupakan upaya kami dalam memperkuat penerapan biosekuriti dan tindakan karantina hewan, terlebih lalu lintas hewan di Provinsi Lampung cukup tinggi," kata Donni dalam keterangannya di Bandarlampung, Jumat.
Menurut dia, peran strategis Lampung dalam menjaga pasokan sapi potong nasional serta mendukung ketersediaan daging dan susu membuat tindakan karantina menjadi faktor krusial. Tingginya mobilitas ternak, jika tidak diimbangi standar biosekuriti yang ketat, bisa memicu masuk dan keluarnya penyakit.
Bukan Sekadar Pelatihan, Tapi Menyamakan Standar
Donni menjelaskan bahwa bimbingan teknis yang diberikan tidak hanya bersifat seremonial. Tujuan utamanya adalah menyamakan pemahaman antara petugas karantina dan pelaku usaha mengenai penerapan tindakan karantina hewan yang sesuai standar.
"Kami tidak dapat bekerja sendiri. Perlindungan terhadap kesehatan hewan dan keamanan hayati membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan pelaku usaha. Kami ingin memastikan pelaku usaha memiliki pemahaman dan standar yang sama dalam menerapkan biosekuriti dan tindakan karantina," ujarnya.
Komitmen Pembinaan Berkelanjutan dan Evaluasi Bersama
Ke depan, Karantina Lampung berkomitmen melakukan pembinaan secara berkelanjutan, evaluasi bersama, serta mengembangkan kerja sama dengan pelaku usaha. Donni berharap sinergi ini membuat pelaksanaan tindakan karantina di lapangan semakin efektif, profesional, dan sesuai standar.
"Kami berkomitmen melakukan pembinaan secara berkelanjutan, evaluasi bersama, serta mengembangkan kerja sama dengan pelaku usaha agar pelaksanaan tindakan karantina di lapangan semakin efektif, profesional, dan sesuai standar," katanya.