Pencarian

600 Warga Bandar Lampung Adukan Hasil SPMB ke Disdikbud, Kuota 4 SMP Negeri Favorit Sudah Penuh

Kamis, 09 Juli 2026 • 19:30:31 WIB
600 Warga Bandar Lampung Adukan Hasil SPMB ke Disdikbud, Kuota 4 SMP Negeri Favorit Sudah Penuh
warga Bandar Lampung mengajukan pengaduan hasil SPMB ke Disdikbud Kota.

BANDAR LAMPUNG — Gelombang pengaduan orang tua murid membanjiri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung pasca pengumuman hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP. Hingga Kamis (9/7/2026), hampir 600 laporan tercatat masuk, mayoritas mengeluhkan anak mereka belum mendapatkan jatah kursi di sekolah negeri.

Empat Sekolah Favorit Sudah Overload

Kepala Disdikbud Kota Bandar Lampung M. Nur Ramdhan menegaskan, tidak semua SMP negeri bisa menampung tambahan siswa. Empat sekolah favorit—yakni SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 14, dan SMP Negeri 29—dipastikan sudah tidak bisa ditambah kuotanya.

"Di luar itu, insyaallah masih bisa kita carikan solusi untuk menampung warga Kota Bandar Lampung," ujar Ramdhan, Kamis.

Lonjakan Pendaftar Capai 16.000 Calon Siswa

Tingginya angka pengaduan tak lepas dari membludaknya jumlah pendaftar tahun ini. Ramdhan menyebut, total pendaftar SPMB mencapai sekitar 16.000 calon siswa—melonjak signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya yang berkisar 11.000 hingga 12.000 pendaftar.

Kondisi ini memicu perebutan kursi di sekolah negeri, terutama di sekolah-sekolah favorit yang sejak awal menjadi incaran orang tua.

Bukan Kuota Total Berkurang, tapi Pergeseran Antarjalur

Ramdhan juga meluruskan kekeliruan di masyarakat yang mengira total daya tampung sekolah berkurang. Menurutnya, yang berubah adalah distribusi kuota antarsetiap jalur pendaftaran sesuai petunjuk teknis.

"Misalnya kuota afirmasi bertambah karena jumlah pendaftar dari keluarga kurang mampu melebihi alokasi yang tersedia. Otomatis kuota jalur domisili menyesuaikan," jelasnya.

Verifikasi Data Dikejar Sebelum Hari Pertama Masuk Sekolah

Disdikbud menargetkan seluruh proses verifikasi dan penempatan siswa rampung sebelum hari pertama masuk sekolah pada Senin pekan depan. Saat ini, petugas tengah menyortir 600 pengaduan untuk memastikan para pelapor benar-benar calon siswa yang belum terdaftar di sekolah negeri.

"Kami juga harus memverifikasi apakah mereka memang sebelumnya sudah mendaftar atau belum. Jangan sampai sebenarnya sudah diterima di sekolah swasta, tetapi kemudian ikut mendaftar lagi ke sekolah negeri setelah ada kebijakan ini," ujar Ramdhan.

Informasi Penempatan Disalurkan Lewat Sekolah dan Kecamatan

Setelah diverifikasi, para calon siswa akan dialokasikan ke SMP negeri terdekat dengan domisili masing-masing—sesuai instruksi Wali Kota Bandar Lampung. Informasi hasil penempatan nantinya disampaikan kepada orang tua melalui pihak sekolah maupun pemerintah kecamatan.

"Bisa dihubungi oleh pihak sekolah atau pihak kecamatan. Insyaallah sebelum Senin sudah selesai semua urusan sehingga siswa sudah bisa mulai sekolah," pungkas Ramdhan.

Bagikan
Sumber: regional.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks