BANDAR LAMPUNG — Prestasi di kelas perorangan dan beregu menghiasi perjalanan tim Judo Polda Lampung di Kapolri Cup 2026. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyebut capaian ini sebagai hasil dari disiplin dan kerja keras para atlet bhayangkara.
"Lima medali ini adalah buah dari cucuran keringat, disiplin latihan yang keras, dan loyalitas yang tinggi untuk nama baik kesatuan," kata Helfi dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).
Dua Perak dari Kelas 66 Kg dan 70 Kg
Pada hari pertama, empat atlet Polda Lampung menyumbang medali dari nomor perorangan. Bripda Tubagus Dinda Maulid merebut medali perak di kelas 66 kilogram. Satu medali perak lainnya diraih Bripda Bianca Justitia di kelas 70 kilogram.
Sementara itu, dua medali perunggu disumbangkan Briptu Rachmad Dewa Artha di kelas di atas 90 kilogram dan Bripda R. Ayu Syafriani di kelas 63 kilogram.
Medali Beregu Buktikan Kekompakan Tim
Tambahan satu medali perunggu diraih tim beregu judo Polda Lampung pada hari kedua. Mereka melewati sejumlah laga melawan kontingen dari berbagai kepolisian daerah di Indonesia.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari mengatakan medali dari kelas beregu ini menunjukkan soliditas personel di luar kemampuan individu masing-masing atlet.
"Penambahan medali perunggu dari kelas beregu membuktikan bahwa personel Polda Lampung tidak hanya tangguh secara individu, tetapi juga memiliki kerja sama tim dan soliditas yang baik," ujar Yuni.
Nilai Judo Sejalan dengan Tugas Polisi
Menurut Kapolda Helfi, olahraga judo memiliki nilai yang selaras dengan tugas kepolisian. Ketenangan, penguasaan teknik, dan kemampuan membaca momentum dalam mengambil keputusan menjadi modal penting baik di atas tatami maupun di lapangan.
Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 diikuti kontingen dari berbagai Polda se-Indonesia. Ajang ini menjadi bagian dari pembinaan prestasi olahraga di lingkungan Polri.