LAMPUNG SELATAN — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung untuk menghadiri agenda lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, Maruarar memimpin aksi penanaman pohon yang dipusatkan di kawasan Taman Kehati, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dengan pelaku industri properti. Kehadiran Maruarar di lokasi didampingi langsung oleh Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto beserta jajaran pengurus daerah lainnya.
Sinergi Sektor Perumahan dan Pelestarian Lingkungan
Penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen sektor perumahan dalam menjaga keseimbangan ekosistem di area permukiman. Maruarar Sirait menekankan pentingnya ketersediaan ruang terbuka hijau di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur dan hunian bagi masyarakat.
Taman Kehati Jati Agung dipilih sebagai lokasi kegiatan karena nilai strategisnya sebagai paru-paru wilayah Lampung Selatan. Kawasan ini diharapkan terus berkembang menjadi area konservasi yang mampu menyangga kebutuhan air dan udara bersih bagi penduduk di sekitarnya.
Selain melakukan penanaman secara simbolis, Menteri PKP juga meninjau kesiapan lahan dan fasilitas pendukung di taman tersebut. Koordinasi dengan pihak pengembang diperlukan agar setiap proyek perumahan di masa depan tetap mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Peringatan HUT ke-54 Realestat Indonesia di Lampung
Kegiatan lingkungan di Lampung Selatan ini bertepatan dengan momentum hari ulang tahun ke-54 REI. Sebagai organisasi yang menghimpun para pengusaha properti, REI menjadikan aksi tanam pohon sebagai agenda rutin untuk memperkuat kontribusi sosial terhadap daerah.
Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyatakan bahwa pemilihan Lampung sebagai lokasi perayaan tahun ini didasari atas potensi pertumbuhan properti yang signifikan di gerbang Pulau Sumatera. Organisasi ini berkomitmen mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian layak yang ramah lingkungan.
Aksi ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat dan praktisi lingkungan setempat. Melalui penanaman pohon serentak, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam di area-area yang menjadi pusat pengembangan kawasan permukiman baru.