Nobar Piala Dunia 2026 di Makoramil Way Bungur, Kapten Arm J. Sigit I Sebut Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat

Penulis: Hendra Mukhtar  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:15:01 WIB
Warga dan Babinsa Makoramil Way Bungur antusias menyaksikan nobar Piala Dunia 2026 bersama.

LAMPUNG TIMUR — Sorak sorai bergemuruh di halaman Markas Koramil 429-02/Way Bungur, Lampung Timur, Sabtu (4/7) malam. Bukan di Stadion Dallas, Arlington, Amerika Serikat, namun suasana pertandingan Piala Dunia 2026 antara Australia melawan Mesir terasa begitu hidup di tengah-tengah warga dan personel TNI.

Stadion Mini di Halaman Koramil

Puluhan warga bersama para Babinsa duduk lesehan di depan layar televisi yang dipasang di teras Makoramil. Kopi dan camilan ringan disediakan oleh pihak Koramil, menambah kehangatan malam nobar yang digelar gratis tersebut.

“Rasanya seperti di stadion GBK, tapi versi desa. Semoga final nanti diadakan nobar lagi, kami pasti hadir dan lebih meriah,” ujar Joko, salah satu warga Kecamatan Way Bungur, kepada awak media.

Siaran Gratis dari Negara untuk Rakyat

Kegiatan ini merupakan rangkaian nobar yang digelar Kodim 0429/Lamtim di seluruh jajarannya. Siaran Piala Dunia 2026 digratiskan melalui TVRI berdasarkan arahan Presiden Prabowo, sehingga warga tidak perlu mengeluarkan biaya berlangganan untuk menyaksikan pesta sepak bola terbesar dunia.

“Pagi ini bukan cuma tentang nonton bola, tapi lebih kepada kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” kata Danramil Way Bungur, Kapten Arm J. Sigit I, di sela acara.

Pertahanan Negara Dimulai dari Layar TV

Menurut Kapten Sigit, momen nobar ini menjadi bukti bahwa pertahanan negara tidak hanya berada di perbatasan, tetapi juga hadir dalam interaksi sosial seperti menonton bola bersama. “Kami merayakan gratisnya siaran dari negara untuk rakyat. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo, terima kasih TVRI, terima kasih warga Way Bungur. Selama rakyat masih mau ngopi di Koramil, maka Santi Aji akan tetap jaya,” tegasnya.

Mesir Lolos ke Semifinal Usai Adu Penalti

Pertandingan antara Australia dan Mesir berlangsung sengit. Skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan waktu, sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Kesebelasan Mesir akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 4-2 dan berhak melaju ke semifinal menghadapi pemenang duel antara Argentina versus Tanjung Verde.

Meski tim kesayangan kalah, antusiasme warga Way Bungur tidak surut. Mereka berharap nobar serupa bisa digelar kembali saat partai final nanti.

Reporter: Hendra Mukhtar
Sumber: radarnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top