Pertamina Ubah 13 SPBU Jadi Layanan Signature Tanpa Jual Pertalite

Penulis: Nasrul Effendi  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 12:35:02 WIB
Pertamina mengonversi 13 SPBU di Jabodetabek menjadi layanan Signature tanpa menyediakan Pertalite mulai Juni 2026.

PT Pertamina Patra Niaga secara bertahap mengonversi 13 titik SPBU di wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi kategori Signature yang tidak lagi menyediakan BBM jenis Pertalite per Juni 2026. Perubahan status ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan fasilitas dan layanan premium di lokasi-lokasi strategis tertentu. Manajemen memastikan ketersediaan Pertalite sebagai produk penugasan pemerintah tetap terjamin di ribuan titik SPBU reguler lainnya.

Langkah transformasi layanan ini sempat memicu perbincangan di media sosial setelah salah satu unit pengisian bahan bakar di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, terpantau berhenti menyalurkan Pertalite sejak 1 Mei 2026. Fenomena ini kemudian memunculkan spekulasi di tengah masyarakat mengenai keberlanjutan distribusi BBM subsidi RON 90 di ibu kota.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menjelaskan bahwa fenomena tersebut bukan disebabkan oleh penghentian distribusi secara massal, melainkan imbas dari perubahan status operasional unit terkait. Pertamina kini mengklasifikasikan sejumlah titik sebagai SPBU Signature untuk menyasar segmen pelanggan yang membutuhkan standar kenyamanan lebih tinggi.

Standar Layanan Premium di SPBU Signature

Berbeda dengan unit pengisian reguler, SPBU Signature dirancang untuk mengedepankan fasilitas prima yang melampaui standar SPBU pada umumnya. Lokasi-lokasi ini difokuskan untuk melayani produk BBM nonsubsidi dengan dukungan fasilitas pendukung yang lebih lengkap dan eksklusif. Salah satu percontohan yang sudah berjalan adalah SPBU Signature di kawasan Pondok Indah.

"SPBU Signature mengedepankan layanan dan fasilitas prima yang di atas SPBU biasa yang masih menjual BBM Subsidi," ujar Roberth dalam keterangannya yang diterima pada Jumat (8/6/2026). Ia menambahkan bahwa perubahan ini merupakan bentuk segmentasi pasar guna memenuhi ekspektasi pelanggan di kawasan hunian dan bisnis premium.

Komitmen Penugasan BBM Subsidi

Meskipun 13 titik di Jabodetabek tidak lagi melayani Pertalite, Pertamina menegaskan bahwa hak masyarakat untuk mendapatkan BBM subsidi tidak akan terganggu. Perusahaan tetap menjalankan kewajiban Public Service Obligation (PSO) sesuai dengan mandat yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. Masyarakat diharapkan tidak melakukan aksi borong karena stok di luar titik Signature dipastikan aman.

"Masyarakat pengguna Pertalite tidak perlu khawatir, karena layanan ketersediaan produk Pertalite tetap akan dilayani di SPBU lainnya. Pertamina tetap berkomitmen melayani Pertalite untuk masyarakat sebagai Penugasan Pemerintah," tegas Roberth. Perusahaan menyarankan pengguna untuk memantau lokasi SPBU terdekat melalui aplikasi MyPertamina jika ingin mencari produk RON 90.

Daftar Sebaran SPBU Khusus Signature

Hingga Juni 2026, terdapat 13 lokasi yang telah resmi menyandang status Signature dan tidak lagi menyediakan dispenser untuk Pertalite. Berikut adalah rincian lokasinya:

  • Jakarta Selatan: Jl. Sultan Iskandar Muda (Kebayoran), Jl. Fatmawati No. 6 (Cilandak), Jl. Pangeran Antasari No. 10, dan Jl. Raya Pasar Minggu.
  • Jakarta Barat: Jl. S. Parman No. 70 (Slipi), Jl. Peternakan II (Cengkareng), dan Jl. Pos Pengumben (Srengseng).
  • Jakarta Pusat & Utara: Jl. Cideng Timur No. 50 (Gambir) dan Kawasan Perikanan Samudra (Muara Baru).
  • Jakarta Timur: Jl. Jend. A. Yani No. 9 dan Jl. Raya Bina Marga (Ceger).
  • Penyangga: Pondok Rangon (Depok) dan Jl. Raya Letnan Sukarna (Ciampea, Bogor).

Transformasi ini menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga dalam melakukan modernisasi infrastruktur hilir migas. Dengan adanya pemisahan antara SPBU Signature dan reguler, perusahaan berharap dapat mengatur beban antrean dan memberikan pilihan layanan yang lebih spesifik bagi berbagai lapisan konsumen di wilayah metropolitan.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: cnbcindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top