Persija Jakarta vs Persib: Kemenangan Jadi Harga Mati demi Obati Jakmania

Penulis: Nasrul Effendi  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 01:23:01 WIB
Persija Jakarta bersiap hadapi Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5).

Pertandingan krusial Persija Jakarta melawan Persib Bandung resmi dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5) mendatang. Keputusan ini memicu kekecewaan besar di kalangan suporter yang menuntut Macan Kemayoran membawa pulang tiga poin sebagai pengganti hilangnya laga kandang di ibu kota.

Laga bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta menjamu Persib Bandung dipastikan tidak digelar di Jakarta. Manajemen terpaksa mengalihkan lokasi pertandingan pekan ke-32 tersebut ke Kalimantan Timur karena tidak mendapatkan izin keamanan untuk bermain di Jakarta. Kondisi ini membuat ribuan pendukung setia, The Jakmania, harus gigit jari karena gagal mengawal tim kesayangan secara langsung di rumah sendiri.

Pertaruhan Gelar Juara di Pekan ke-32 Liga 1

Duel di Stadion Segiri nanti bukan sekadar pertaruhan gengsi rivalitas abadi. Secara matematis, hasil pertandingan ini akan menentukan napas Persija dalam perburuan gelar juara musim ini. Saat ini, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 72 poin dari 31 laga yang sudah dijalani.

Persija Jakarta membuntuti di posisi ketiga dengan koleksi 65 poin. Jarak tujuh angka membuat Rizky Ridho dan kolega tidak punya pilihan lain selain menang. Jika Maung Bandung berhasil mencuri poin penuh di Samarinda, peluang Persija untuk mengangkat trofi musim ini dipastikan tertutup rapat karena selisih poin yang tidak mungkin lagi terkejar di sisa kompetisi.

Diky Soemarno: Kemenangan Adalah Satu-satunya Obat Kecewa

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengungkapkan bahwa kekecewaan anggota Jakmania saat ini berada di titik tertinggi. Menurutnya, bermain di luar Jakarta saat laga sepenting melawan Persib adalah kerugian besar secara mental bagi tim maupun suporter. Namun, ia meminta para pemain menjadikan rasa kecewa tersebut sebagai bahan bakar motivasi.

"Harapan kami sederhana sekali, kekecewaan Jakmania sangat amat besar, cuma bisa satu obatnya, Persija menang," tegas Diky saat ditemui di Mabes Polri Jakarta, Rabu (6/5).

Diky menekankan bahwa membawa pulang tiga poin dari Samarinda adalah tanggung jawab moral pemain kepada suporter yang sudah berkorban banyak. "Persija harus membawa energi kekecewaan kami menjadi energi untuk mereka sehingga mereka bisa menang pertandingan nanti, mereka bisa pulang ke Jakarta membawa poin tiga," lanjutnya.

Misi Revans Setelah Kekalahan Tipis di Bandung

Selain urusan klasemen, Persija mengusung misi balas dendam pada pertemuan kedua ini. Pada putaran pertama yang berlangsung di Bandung, Macan Kemayoran harus menyerah dengan skor tipis 0-1. Kekalahan tersebut masih membekas dan menjadi motivasi tambahan bagi anak asuh Thomas Doll untuk membalikkan keadaan.

Persiapan Persija di Samarinda akan menjadi kunci, mengingat Stadion Segiri memiliki atmosfer yang berbeda dengan Jakarta. Meski bermain di tempat netral yang jauh dari rumah, dukungan moril dari Jakarta diharapkan tetap sampai ke telinga para pemain demi menjaga martabat klub di hadapan sang rival bebuyutan.

Reporter: Nasrul Effendi
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top