Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Dorong Hilirisasi Pertanian Bersama Perbankan

Penulis: Nasrul Effendi  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29:39 WIB
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin rapat kolaborasi strategis perbankan untuk hilirisasi pertanian.

BANDARLAMPUNG — Sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung utama ekonomi Lampung dengan luas lahan mencapai 1,8 juta hektare dari total wilayah 3 juta hektare. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah menggeser paradigma dari sekadar produksi menuju penguatan nilai tambah produk.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza dalam Rapat Penguatan Kolaborasi Strategis Perbankan bersama Bank Mandiri Area Bandar Lampung di Kantor Gubernur Lampung, Selasa (5/5/2026). Komoditas utama seperti padi, jagung, dan singkong menjadi sasaran utama program hilirisasi ini.

Hilirisasi Singkong dan Padi Jadi Prioritas Utama

Gubernur Mirza menekankan bahwa penguatan sektor pertanian tidak boleh berhenti pada tahap panen. Pemerintah Provinsi Lampung kini mendorong industri pengolahan agar petani mendapatkan keuntungan lebih besar dari produk turunan.

“Penguatan sektor pertanian tidak hanya pada produksi, tetapi juga hilirisasi agar memberikan nilai tambah bagi petani,” ujarnya.

Beberapa langkah konkret yang disiapkan antara lain pengolahan singkong menjadi tapioka serta pemandirian produksi beras di dalam daerah. Pemprov Lampung juga mulai mendorong penggunaan bibit unggul singkong yang memiliki kandungan pati lebih tinggi untuk meningkatkan pendapatan riil para petani lokal.

Target Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di Lampung

Selain pertanian, sektor pariwisata menunjukkan tren positif dengan lonjakan kunjungan wisatawan nusantara yang signifikan. Data menunjukkan jumlah kunjungan meningkat tajam dari 17 juta orang pada 2024 menjadi 27 juta wisatawan pada 2025.

Gubernur Mirza menilai potensi besar ini belum tergarap maksimal tanpa ekosistem yang terintegrasi. Perbankan diharapkan masuk untuk memperkuat layanan keuangan digital di destinasi-destinasi unggulan Lampung.

“Potensi wisata Lampung sangat besar, tetapi perlu pengembangan ekosistem yang lebih terintegrasi agar mampu meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan,” kata Gubernur Mirza.

Dukungan Perbankan untuk Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Pihak perbankan merespons positif arah kebijakan pembangunan tersebut. Vice President Bank Mandiri Area Bandar Lampung, Eka Zedrosky, menyatakan kesiapannya dalam menyelaraskan program pembiayaan dengan visi pemerintah daerah.

“Kami memiliki misi yang sejalan dan siap berkomitmen untuk mendukung penguatan sektor pertanian, pariwisata, dan pendidikan,” ujar Eka.

Dukungan di sektor pendidikan akan difokuskan pada pengembangan lembaga pendidikan dan layanan kesehatan, termasuk pembangunan universitas berbasis kesehatan. Sementara di sektor pertanian, perbankan akan memperkuat pembiayaan pada ekosistem usaha tani guna memastikan kelancaran rantai pasok dari hulu ke hilir.

Reporter: Nasrul Effendi
Back to top